NUZULUL QUR’AN FIL QUR’AN
Dustur Illah…
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan (QS. Al Qadr : 4)
Siapa yang tidak mengetahui tentang nama Surat Qur’an diatas, saya yakin semua orang muslim pasti mengetahuinya, Insya Allah. Dan telinga kita pastinya tidak asing dengan kata “Nuzulul Qur’an” yang selalu di peringati di setiap bulan Ramadhan, terus apa itu artinya nuzulul quran?, keeee… keeee hanyu urang sambung…
Kata “nuzul”, menurut pendapat kaum santri bahakan sebagian ulama, itu terdapat beberapa arti kata. Yuk mangga ….
Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an, dan menurunkan dari langit air hujan . Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.
(QS. Thaha : 53)
Kata “nuzul” pada ayat ini diartikan turunnya sesuatu dari atas kebawah, hujan itu turunnya dari langit (atas) ke bumi (bawah), ada pula yang mengartikan nuzul itu sebagi tempat seperti dalam keterangan Al Qur’an …
Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti (QS. Ali Imran : 198)
Pada ayat di atas kata nuzul berarti tempat yang disediakan Allah untuk orang – orang yang bertaqwa, terus kata “nuzul” yang berkenaan dengan nuzulul qura’an yang mana ya… dan kapan itu terjadi, pek gera urang sambung… Firman Allah SWT.
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (QS. Ad Dukhaan : 3)
Sesungguhnya Kami telah menuzulkan (Al Quran) pada malam kemuliaan.
(QS. Al Qadr : 1)
Pada kedua ayat di atas nuzul diartikan telah disampaikan/dikabarkan pada malam yang diberkahi, lihat ayat yang lain dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 185.
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya dinuzulkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Biasa pemuda kan selalu bersikap kritis, Al Quran di nuzulkan pada bulan ramadhan seperti ayat barusan, mengapa ada ayat yang sebelumnya yang menjelaskan tentang nuzulnya Al Qur’an apa tidak kontradiksi tuh pak ustad?, pek jelaskan atuh!. Betul sekali Al qur’an itu di nuzulkan pada Bulan Ramadhan, nah bukannya pada bulan ramadhan itu ada malam yang di berkahi, dan malam itu nilainya lebih baik dari seribu bulan, jadi dengan kata lain Al quran itu di nuzulkan pada bulan Ramadhan, pada malam yang di berkahi, sekaligus malam itu nilainya lebih dari seribu bulan, malam yang sudah kita kenal sebagai “Malam Lailatul Qadr”.
Oh begitu ya,,, terus bukannya Al quran itu dinuzulkan kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun, 13 tahun nuzul sebelum hijrah (periode Mekah) yang kita kenal dengan surat Makiyah dan 10 tahun nuzul setelah hijrah (periode Madinah) yang kita kenal dengan surat Madaniyah, nah kaitannya dengan nuzul di bulan Ramadhan itu begimana pak?,
Jang Santri, dalam sebuah tafsir, sahabat nabi yang terkenal dengan kefaqihannya yaitu sahabat Abdullah bin Abbas (Ibnu Abbas), putra paman Nabi SAW yang sewaktu kecil telah di do’akan Nabi SAW agar menjadi orang yang ahli agama dan faqih, menafsirkan bahwa Allah SWT telah menuzulkan Al Quran secara utuh dari Sidratul Muntaha kepada Malaikat Jibril AS. di langit pertama pada bulan Ramadhan, dengan perintah Allah SWT, Malaikat Jibril menyampaikannya kepada Nabi SAW secara berangsur – angsur selama kurang lebih 23 tahun, Wa Allahu ‘Alam.
Terus apa itu Lailatul Al Qadr?, Insya Allah kalau ada kesempatan dan ada pengetahuan kita sambung lagi ya…..
Wassalam Wr. Wb.
Hanya pengikat untuk diri...







0 komentar:
Posting Komentar