BERBURU MAGHFIROH
Qauluhu Ta’ala ….
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Albaqrah : 183)
Tak terasa Rahamadhan karim telah menemui dua pertiganya memenuhi Sabda Rasulallah , Bulan puasa itu Awalnya Rahmat, Pertengahannya Maghfirah dan Akhirnya Itfum Minan Nar.
Subuh tiba dan suara penyeru pun telah diperdengarkan di seluruh kawasan Indonesia khususnya di Jakarta bagian Menteng Atas, “Assholatu Khairum Minan Naum”, Mendirikan Sholat itu lebih baik dari pada tidur, begitulah ucapan penyeru yang menggema ke kost-kostan, ke rumah – rumah bahkan ke bilik – bilik warteg memberi kabar bahwa sholat subuh telah tiba dan sholat itu lebih baik dari pada tidur. Tak mau ketinggalan saya salah satu penghuni kostan yang di seru, pergi memenuhi panggilan, berjalan di gelapnya pagi ingin memperoleh apa yang di serukan oleh Muadzin tersebut, Alhamdulillah saya masih bisa memiliki kesepatan melaksanakan dua rakaat qobliyah yang nilainya lebih baik dari dunia beserta isinya.
قدقامةالصلاة٠٠٠×٢
Sholat subuh sudah siap dimulai, sang imam memerintahkan seluruh jama’ah agar meluruskan shapnya, “Luruskan Shap (barisan) kalian, karena sesunggunya lurusnya shap adalah salah satu keutamaan sholat”. Setelah Niat beriring do’a iftitah Imam pun membaca ayat – ayat Illahi yang di nuzulkan untuk seluruh umat yang rislahNya di bawa oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran : 133-134)
Dua ayat yang sangat menggugah…
Seusai wirid harian, ternyata pengurus mesjid telah mengundang seorang da’i untuk berceramah, dan saya pun ikut menyimaknya…
Bulan puasa adalah bulan istimewa yang di dalamnya terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, malam itu malam Al Qadr. Sang penceramah mengajak shoimin wa shoimaat untuk mentadaburi Surat Ali Imran ayat di atas. Marilah bersegera menuju hal yang dapat mengantarkan kita kepada ampunan dan surgaNya Allah yang luasnya meliputi langit dan bumi, hal ini hanya di sediakan bagi orang – orang yang memenuhi tujuan Puasa Ramadhan yaitu untuk mencetak kader yang bertaqwa yang salah satu cirinya adalah
1. Orang-orang yang mau menafkahkan (hartanya), tidak hanya pada waktu lapang melainkan ia mau berinfaq pada waktu sempit.
Orang betawi bilang orang kaya yang shodaqoh itu biasa nah kalau orang miskin yang berinfaq itu baru luar biasa.
2. Orang-orang yang menahan amarahnya
3. Orang mau mema'afkan (kesalahan) orang lain.
Orang bilang memeberi maaf itu lebih sulit dari pada memaafkan, dan menahan amarah itu lebih baik dari pada shodaqoh yang di sertai dengan hal yang bisa menyakiti si penerima shodaqoh.
”Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. ” (QS. Al Baqarah : 263)
Ini hanya segelintir dari ciri – ciri orang yang bertakwa, mudah – mudahan kita bisa bersegera menuju jalan taqwa yang dengan ridho Allah kita bisa mendapatkan Maghfiroh dan SurgaNya, aamiin para jama’ah pun mengaminkan apa yang di do’akan oleh sang penceramah tap lupa saya pun mengaminkan sekalian berdo’a untuk diri sendiri ... Allahamumma Taqabbal Du’a...




0 komentar:
Posting Komentar